Data dubsmash diretas, apa yang harus dilakukan?

Beredar info Data dubsmash diretas, bahkan bukan hanya dubsmash saja yang diretas tapi masih banyak lagi data di website lain yang dilaporkan berhasil diretas.

dubsmash logo
dubsmash logo

Dubsmash Diretas

Apakah kamu masih ingat dengan aplikasi dubsmash yang sempat viral beberapa waktu yang lalu atau mungkin kamu masih memainkannya sampai hari ini? malam ini saya mendapat email laporan dari Firefox Monitor mengenai adanya kebocoran lebih dari 161 Juta akun dubsmash yang terkena dampak kebocoran data, menurut firefox kebocoran ini terjadi pada bulan desember 2018, dan tidak tanggung-tanggung data yang bocor merupakan data-data yang sangat penting, seperti: alamat email, letak geografis, nama, password, nomor telepon, bahasa dan juga username.

Rincian 161 juta pengguna Dubsmash dilaporkan ditawarkan untuk dijual di pasar gelap Dream Marketplace, bersama dengan rincian akun yang dicuri dari 16 situs web yang diretas lainnya, antara lain :

  1. Dubsmash (161 million)
  2. MyFitnessPal (151 million)
  3. MyHeritage (92 million)
  4. ShareThis (41 million)
  5. HauteLook (28 million)
  6. Animoto (25 million)
  7. EyeEm (22 million)
  8. 8fit (20 million)
  9. Whitepages (18 million)
  10. Fotolog (16 million)
  11. 500px (15 million)
  12. Armor Games (11 million)
  13. BookMate (8 million)
  14. CoffeeMeetsBagel (6 million)
  15. Artsy (1 million)
  16. DataCamp (700,000)

Apa yang harus dilakukan ketika akun diretas?

Firefox monitor memberikan 4 tips yang harus kita lakukan ketika data kita pada sebuah website ada yang meretas, berikut adalah tipsnya :

  • Ubah kata sandi, termasuk dengan akun lama kamu yang lainnya.
    • Jika kamu tidak bisa masuk, hubungi situs web untuk menanyakan cara memperbaruinya. Lihat akun yang tidak kamu kenal? Data kamu dapat dijual atau didistribusikan kembali. Ini juga bisa menjadi akun kamu yang kamu lupa buat atau perusahaan yang berganti nama.
  • Berhenti menggunakan kata sandi yang sudah terkespos, dan ubahlah di mana saja Anda menggunakannya.
    • Peretas dapat mencoba menggunakan kata sandi yang sama dan email kamu untuk masuk ke akun lain. Buat kata sandi yang berbeda dan unik untuk setiap akun, terutama untuk rekening bank, email, dan situs web lain tempat Anda menyimpan informasi pribadi.
  • Ambil langkah ekstra untuk mengamankan akun keuangan kamu.
    • Sebagian besar peretasan hanya mengekspos email dan kata sandi, tetapi beberapa memang memasukkan informasi keuangan yang sensitif. Jika nomor rekening bank atau kartu kredit kamu diketahui, beri tahu bank kamu kemungkinan penipuan. Pantau pernyataan untuk biaya yang tidak kamu kenal.
  • Dapatkan bantuan untuk mengingat semua kata sandi Anda dan menjaganya tetap aman.
    • Pengelola kata sandi seperti 1Password, LastPass, Dashlane, dan Bitwarden menyimpan kata sandi kamu dengan aman dan mengisinya ke situs web untuk kamu. Gunakan pengelola kata sandi di ponsel dan komputer kamu sehingga kamu tidak harus mengingat semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: